Selamat Datang Di Kampung Buah Cikalong

Apa itu Property Syariah ?

10 Sep
2018

Apa Itu Property Sistem Syariah ?

Properti yang memiliki konsep dan lingkungan yang Islami. Transaksi yang dilakukan sesuai dengan aturan Islam (Syariah). Selain itu sistem kredit property syariah tanpa pengajuan KPR ke Bank Konvensional / Bank Syariah. Otomatis tidak ada BI Checking, hanya ada 2 pihak (Developer dan Pembeli) yang bertransaksi, cicilan rumah/property flat sampai lunas tanpa ada suku bunga.

Property Sistem Syariah atau KPR Syariah tidak menjaminkan barang yang sedang diperjualbelikan, tidak ada denda jika terlambat membayar, tidak ada pinalti jika lebih cepat melakukan pelunasan, rumah/property pun tidak akan disita walaupun tidak sanggup untuk melanjutkan angsuran, tidak memakai asuransi yang disyaratkan. Asuransi sepenuhnya atas kerelaan developer dalam menyikapi musibah yang melanda pembeli.

Siapa yang membutuhkan Property Sistem Syariah ?

Seluruh ummat yang beragama membutuhkan property dengan pembelian syariah. Termasuk agama Kristen dan Nasrani karena tercantum dalam kitab masing-masing bahwa Riba itu dilarang. Investasi aman dan nyaman untuk dunia dan akhirat serta Insya Allah menjadi jalan untuk masuk ke dalam surga. Menciptakan rumahku surgaku yang sebenarnya dan tercipta kenyamanan tinggal di dalam rumah serta perkembangan anak yang baik.

Kebahagiaan Membeli Property Sistem Syariah

Property syariah merupakan property yang menerapkan sistem KPR Syariah 100% Tanpa Riba :

  1. Tanpa Riba
  2. Tanpa KPR Bank
  3. Tanpa BI Checking
  4. Tanpa Denda
  5. Tanpa Sita
  6. Tanpa Suku Bunga
  7. Tanpa Akda Bathil
  8. Hati Senang
  9. Keluarga Senang

Bayangkan Cara Pembelian Property Syariah Diatas, Apakah Menjual Produk Property Syariah Itu Mudah ?

Kampung Buah Cikalong sudah berjalan dan hampir semua masyarakat yang mengetahui konsep Property Syariah dengan Lingkungan Islami dan Transaksi Halal sangat menginginkannya. Kawasan agrowisata yang menawarkan atraksi alam yang menakjubkansebagai karunia Allah Yang Maha Besar dengan kontur tanah perbukitan, view gunung, hamparan sawah, sungai, waduk cirata, rimbunan hutan pinus dan berapa diketinggian 350 s/d 700 mdpl menjadikan Kampung Buah Cikalong sangat sejuk, nyaman dan Asri.

Kawasan agrowisata yang memadukan wisata Duniawi dan Ukhrowi dengan tujuan membangun sebuah peradaban islam dengan itu Kampung Buah Cikalong – Villa & Resort melengkapi kawasannya dengan pesantren Tahfidz Qur’an Islamic Boarding School, Masjid sekelas Masjdi Raya, gedung serbaguna dan perpustakaan islam.

Insya Allah Properti Syariah Laris !

Pernahkah Anda Melakukan Analisis Mendalam Tentang Sistem Property di Indonesia ?

Masih banyak yang masih bingung terhadap pola KPR yang berlaku di masyarakat saat ini. Karena setidaknya, kini ada 3 (tiga) jenis KPR yang bisa menjadi pilihan masyarakat luas.Menurut Ust. Farhan Alwayni setidaknya ada 7 hal yang menjadi dasar perbedaan tersebut.

PERBEDAAN KPR SYARIAH, KPR BANK SYARIAH DAN KPR BANK KONVENSIONAL :

  1. Pihak Yang Bertransaksi
  • KPR Syariah: 2 Pihak, yaitu antara Pembeli dan Developer
  • Bank Syariah: 3 Pihak, yaitu antara Pembeli, Developer dan Bank
  • Bank Konvensional: 3 Pihak, yaitu antara Pembeli, Developer dan Bank

Maka harus kita cermati apakah KPR Bank baik syariah atau konvensional terjadi transaksi jual beli atau hanya pendanaan dari Bank. Jika memang jual beli maka halal dan jika hanya pendanaan Bank maka haram.

  1. Barang Jaminan
  • KPR Syariah: Rumah/property yang diperjualbelikan/kredit tidak dijadikan jaminan
  • Bank Syariah: Rumah/property yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan
  • Bank Konvensional: Rumah/property yang diperjualbelikan/kredit dijadikan jaminan

Ada ikhtilaf ulama mengenai apakah barang yang diperjualbelikan boleh dijadikan jaminan atau dilarang. Dalam hal ini, KPR Syariah mengambil pendapat bahwa rumah yang sedang diperjualbelikan/kredit dilarang dijadikan jaminan.

  1. Sistem Denda
  • KPR Syariah: Tidak ada denda
  • Bank Syariah: Ada denda
  • Bank Konvensional: Ada denda

Dalam KPR Syariah tidak boleh ada denda jika ada keterlambatan cicilan karena itu termasuk riba. Dalam jual beli kredit maka sejatinya adalah hutang piutang. Jadi jika harga sudah diakadkan maka tidak boleh ada kelebihan sedikitpun baik dinamakan denda, administrasi atau bahkan infaq sekalipun. Karena ini termasuk mengambil manfaat dari hutang piutang yaitu riba.

  1. Sistem Sita
  • KPR Syariah: Tidak ada sita
  • Bank Syariah: Tidak ada sita
  • Bank Konvensional: Ada sita

Dalam KPR Syariah tidak boleh melakukan sita jika pembeli tidak sanggup mencicil lagi. Karena rumah/property tersebut sudah sepenuhnya milik pembeli walaupun masih kredit. Solusinya adalah pembeli ditawarkan untuk menjual rumah/property nya baik lewat pembeli atau dengan bantuan developer.

Jika misal sisa hutang masih 100 juta kemudian rumah/property terjual 300 juta. Maka pembeli membayar sisa hutang yang 100 juta dan nilai 200 juta adalah hak pembeli.

  1. Sistem Penalty
  • KPR Syariah: Tidak ada penalty
  • Bank Syariah: Tidak ada penalty
  • Bank Konvensional: Ada penalty

Jika pembeli mempercepat pelunasan misal dari tenor waktu 10 tahun kemudian di tahun 8 sudah lunas maka tidak ada penalty dalam KPR Syariah karena itu adalah riba. Bahkan ada sistem diskon yang nilainya dikeluarkan saat pelunasan terjadi.

  1. Sistem Asuransi
  • KPR Syariah: Tidak ada asuransi
  • Bank Syariah: Ada asuransi
  • Bank Konvensional: Ada asuransi

Dalam KPR Syariah tidak memakai asuransi apapun karena asuransi adalah haram yang didalamnya ada riba, ghoror, maysir dan lain-lain.

  1. Sistem BI Checking Atau Bankable
  • KPR Syariah: Tidak ada BI Checking/Bankable
  • Bank Syariah: Ada BI Checking/Bankable
  • Bank Konvensional: Ada BI Checking/Bankable

Dalam KPR Syariah tidak ada BI Checking/Bankable sehingga sangat memberikan kemudahan bagi calon pembeli yang kesulitan jika melalui sistem BI Checking/Bankable seperti:

  • Pengusaha/Pedagang Kecil

Syarat lainnya yang bisa meloloskan calon pembeli dari BI Checking/Bankable adalah pengusaha yang memiliki izin usaha dan laporan keuangan. Jadi bagi pedagang kecil seperti tukang bakso, somay, gorengan dan lainnya akan sulit jika ingin membeli rumah/property lewat Bank.

  • Karyawan Kontrak

Syarat lolos BI Checking/Bankable secara umum adalah karyawan tetap. Jadi bagi karyawan kontrak akan kesulitan jika ingin membeli rumah/property lewat Bank.

  • Usia Lanjut

Calon pembeli yang sudah usia lanjut diatas 50 tahun maka tidak akan bisa membeli rumah/property lewat Bank karena ada batasan usia produktif jika membeli lewat Bank.

Inilah penjelasan tentang perbedaan KPR Syariah dengan KPR Bank baik Bank Syariah ataupun Bank Konvensional. KPR Syariah Insyaa Allah dalam transaksinya terhindar dari sistem ribawi dan juga banyak kemudahan yang diberikan bagi para calon pembeli.

Semoga Allah Azza wa Jalla memberikan kemudahan kita semua untuk membeli rumah/property dengan sistem syariah tanpa riba.

admin
author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *